Pameran lintas disiplin kota Depok

Daraskota 2026

Arsip

HomeNo breadcrumbs

‘Punk Taubat’ Sentuh Isu Sosial dan Perjalanan Spiritual, Serial Drama Karya Ogund Oddity

Cerita - cerita dalam sinema Indonesia yang menggabungkan isu sosial, spiritualitas, dan kehidupan jalanan kerap memiliki daya tarik tersendiri. Salah satu karya terbaru yang mencoba menghadirkan tema tersebut adalah Punk Taubat, sebuah serial drama yang akan tayang di Genflix, platform over-the-top (OTT) milik Indonesia. Kami menemui Ogund Oddity, warga Depok asli, pemilik rumah produksi Onegun …

Menelusuri Jejak ‘Cinema Darurat’ dalam Menyuguhkan Layar Alternatif

Dalam ekosistem perfilman independen Jabodetabek, nama Cinema Darurat semakin dikenal sebagai salah satu inisiatif yang memberikan ruang bagi film-film pendek untuk bertemu dengan penontonnya. Sabtu, 22 Februari 2025, Kami mencoba tuk mendatangi perhelatannya sekaligus mengenang kembali atmosfer ruang pemutaran alternatif yang kian hari terasa semakin senyap pergerakannya di Jakarta. Panji Respati, yang akrab disapa Panji, …

Debut Single “Cancel Culture”, Submess Menyikapi Fenomena Era Digital

Band post-punk crossover asal Kota Depok, Submess, resmi merilis debut single mereka yang bertajuk "Cancel Culture" melalui label OwnGrownd Records. Single ini menjadi langkah awal mereka dalam memperkenalkan musik dan konsep yang lebih luas, yang nantinya akan terangkum dalam mini album mereka: Sub-urban Boys Eclectic Beats. Dalam Cancel Culture, Submess mengangkat fenomena pembatalan atau budaya …

SINTAStalk: Kuntilanak dan Trauma Patriarki: Mitos, Budaya Pop, dan Kritik Sosial

Hallo, Sintasers!Sejarah Lintas Batas kembali mengadakan SINTAStalk dengan topik diskusi “Kuntilanak dan Trauma Patriarki: Mitos, Budaya Pop, dan Kritik Sosial”. Pada diskusi ini, Sintas mengundang Timo Duile, peneliti dan pengajar di University of Bonn, Jerman sebagai narasumber dan Martina Safitry sebagai host diskusi. Kegiatan SINTAStalk akan dilangsungkan pada:Hari/Tanggal : Sabtu, 22 Februari 2025Jam : 15.30 - …

Jalan Terjal Pekerja Film Indonesia

Tahun 2021 adalah masa yang cukup menyilaukan bagi perfilman Indonesia, ditandai dengan berbagai penghargaan internasional yang dimenangi oleh beberapa film panjang dan film pendek Indonesia. Diantaranya: Seperti Dendam, Rindu Harus di Bayar Tuntas, Edwin (Golden Leopard, Locarno International Film Festival), Yuni, Kamila Andini (Platform Prize, Toronto International Film Festival), Laut Memanggilku, Tumpal Tampubolon (Sonje Award, …

Depok, Adakah Kiranya Tempat Karyaku Bernaung?

Di tengah berkembangnya kota Depok sebagai salah satu pusat aktivitas urban di Jabodetabek, sektor kesenian tampaknya masih belum mendapatkan perhatian yang layak. Depok—seperti banyak di kota lainnya—tak memiliki fasilitas penunjang multidisiplin kesenian yang aksesibel untuk semua kalangan. Rupanya ini tantangan turun-temurun dan nampaknya tak pernah terselesaikan bagi para seniman yang terus berupaya mencari tempat singgah …

Kenan Pangaribuan dan Awan Gelap di Balik ‘Wangi’

Film independen semakin bermunculan di Depok, menghadirkan beragam perspektif baru yang beberapanya berhasil menggugah pemikiran saya dan tim redaksi. Salah satu sosok yang turut berkontribusi dalam pergerakan ini adalah Kenan Pangaribuan, seorang warga Depok, berstatus sebagai mahasiswa IKJ dan seorang programmer film yang juga aktif dalam dunia produksi. Dengan latar belakang tersebut, ia memiliki perspektif …

Cloud Dengan ‘Bookstore’-nya Ikut Meramaikan Skena Depok

Sebuah band baru bernuansa pop ikut meramaikan skena permusikan di kota Depok. Band ini digawangi oleh Moi dan Ican pada vokal, serta Helmi dan Atma pada gitar. Keempatnya memiliki visi yang 'berdaya' dalam bermusik, yaitu membantu lebih banyak orang, terutama dalam hal finansial. Dalam bermusik, mereka banyak terinspirasi oleh musisi-musisi besar seperti The Groove, Maliq …

lugas lagi, dan lagi

apa gara-gara sajak mengamini ornamentalisasi makanya banyak orang sering kali mendelimitasi referensi... dan senang membangun teka-teki? kalau saja alam rujukan sengaja dihancurkan untuk melipat kenyataan, bolehlah kemudian ornamen dan kiasan tak lagi kita pertanyakan. persoalannya: teka-teki itu bukan untuk kami. mereka biarkan manual dan mesin kata bersembunyi di kepala mereka sendiri. karenanya, sensori lugu menjadi …

Khôra: Di Antara

Galerikertas Studiohanafi mengundang teman-teman sekalian untuk menghadiri pembukaan pameran Khôra: Di Antara yang menampilkan karya-karya dari keempat perupa muda peserta program residensi di Galerikertas untuk periode Januari 2025. Keempat perupa tersebut antara lain Abqoriyin “Ari Art” Hizan, Dimas Budiman, Dionisius Caraka, dan Ruth A. Kaligis. Masing-masing telah berproses di Galerikertas selama satu bulan terakhir dan …

Trending Now