Seseorang yang berkepala penuh bunga itu senantiasa merapikan kamarnya. Menghiasnya seapik mungkin, seolah-olah ada yang akan datang. Seolah akan ada peristiwa besar yang akan terjadi di dalamnya, dan—entah akan ada berapa pasang mata yang meyaksikan peristiwa itu, dan entah pula apakah hal itu akan penting baginya—ia ingin siap menyambutnya ketika hal itu datang Entah apa, …
Seseorang yang Berkepala Penuh Bunga

Seseorang yang berkepala penuh bunga itu senantiasa merapikan kamarnya.
Menghiasnya seapik mungkin, seolah-olah ada yang akan datang.
Seolah akan ada peristiwa besar yang akan terjadi di dalamnya, dan—entah akan ada berapa pasang mata yang meyaksikan peristiwa itu, dan entah pula apakah hal itu akan penting baginya—ia ingin siap menyambutnya ketika hal itu datang
Entah apa, entah kapan.
Tapi herannya, ia tak pernah sekalipun terlihat menunggu. Tidak barang sedetik pun.
Ia hanya menata kamarnya. Seapik mungkin.
“Seseorang yang Berkepala Penuh Bunga”

Sekar Dewantari
SEKAR DEWANTARI (Jakarta, 1996) adalah seniman yang aktif di dunia seni pertunjukan Indonesia. Sebagai anggota Teater Koma, ia telah terlibat dalam berbagai produksi dari tahun 2013 sampai dengan sekarang. Di ranah film, Sekar berpartisipasi dalam berbagai proyek film pendek dan komersial, dengan salah satu pengalaman paling berkesannya adalah perannya sebagai Failed Subject dalam segmen The Subject pada film horor antologi V/H/S/94 (2021) karya Timo Tjahjanto. Beberapa karya penulisannya pernah mendapat penghargaan, yakni Sayembara Penulisan tentang Guru yang diterbitkan oleh Gagasmedia 2009, dan Naskah Terbaik pada Festival Teater SLTA 2014.
Ia kini juga berkiprah dalam musik; Sekar aktif dalam band pop fusion Corale Riff sebagai penulis lagu dan vokalis.






