Make your inbox happier!

Subscribe to Our Newsletter

Sayang?

Sungguh yang namanya sayang itu membingungkanSeseorang rela bersakit-sakit untuk mengucap kata sayangSeseorang rela digerogoti jiwanya demi yang disebut sayangSeseorang rela membuka bajunya menato pada sekujur tubuhnya bait-bait terbuang dari sajak yang bagus demi sebuah ungkapan rasa membingungkan yang namanya sayang Buat temanku Si Pelukis

Sungguh yang namanya sayang itu membingungkan
Seseorang rela bersakit-sakit untuk mengucap kata sayang
Seseorang rela digerogoti jiwanya demi yang disebut sayang
Seseorang rela membuka bajunya
menato pada sekujur tubuhnya
bait-bait terbuang dari sajak yang bagus
demi sebuah ungkapan rasa membingungkan
yang namanya sayang


Buat temanku Si Pelukis

Ananta Faiq

Ananta Faiq

Ananta Faiq (Semarang, 2000) sudah tertarik dengan kesusastraan sejak di Sekolah Menengah Pertama, saat itu ia sudah menulis beberapa puisi, cerpen, dan naskah drama. Pada tahun 2017 naskah drama berjudul Periwitan yang mempertanyakan korelasi antara sistim pendidikan Indonesia dengan kesiapan seseorang dalam menghadapi rintangan di dunia kerja mendapatkan nominasi naskah terbaik dalam Festival Drama Pendek SLTA. Tahun 2022 silam Ananta menerbitkan buku Kumpulan puisi pertamanya berjudul "#1" dalam format digital yang dapat dibaca melalui platform digital "Karyakarsa". Selain menulis Ananta juga aktif di dunia seni panggung baik sebagai aktor maupun tim produksi dalam berbagai pementasan.
Keep in touch with our news & offers

Subscribe to Our Newsletter

What to read next...

Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *