Make your inbox happier!

Subscribe to Our Newsletter

Pencarian

Kemana kau pergi di dalam diriku?Jangan-jangan tersesatTak kutemukan jalan pulangTak ada jalan pulangKemana kau pergi di dalam diriku?Di persimpangan di ujung jalanSeorang lusuh menanti lesuTak ada penanda jalanKemana kau pergiKemana ku pergiSelisih pada batas yang mutlakTak kutemukan bahkan dalam mimpi

Kemana kau pergi di dalam diriku?
Jangan-jangan tersesat
Tak kutemukan jalan pulang
Tak ada jalan pulang

Kemana kau pergi di dalam diriku?
Di persimpangan di ujung jalan
Seorang lusuh menanti lesu
Tak ada penanda jalan

Kemana kau pergi
Kemana ku pergi

Selisih pada batas yang mutlak
Tak kutemukan bahkan dalam mimpi

Ananta Faiq

Ananta Faiq

Ananta Faiq (Semarang, 2000) sudah tertarik dengan kesusastraan sejak di Sekolah Menengah Pertama, saat itu ia sudah menulis beberapa puisi, cerpen, dan naskah drama. Pada tahun 2017 naskah drama berjudul Periwitan yang mempertanyakan korelasi antara sistim pendidikan Indonesia dengan kesiapan seseorang dalam menghadapi rintangan di dunia kerja mendapatkan nominasi naskah terbaik dalam Festival Drama Pendek SLTA. Tahun 2022 silam Ananta menerbitkan buku Kumpulan puisi pertamanya berjudul "#1" dalam format digital yang dapat dibaca melalui platform digital "Karyakarsa". Selain menulis Ananta juga aktif di dunia seni panggung baik sebagai aktor maupun tim produksi dalam berbagai pementasan.
Keep in touch with our news & offers

Subscribe to Our Newsletter

What to read next...

Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *